Monday, November 26, 2012

BBX Vivo X1 Smartphone Tertipis Se-Dunia

VIvo X1 adalah smartphone tertipis sedunia dengan tebal hanya 6,55 mm yang mengalahkan Oppo Finder yang tebalnya 6,65 mm. Kalau ditelusur lebih dalam, keduanya adalah sama-sama hasil karya pabrikan ponsel Cina, BBK Electronics.

BBK diketahui sebagai pabrikan yang banyak mengekspor ke Rusia dan yang juga melahirkan smartphone tipis Oppo Finder di bawah brand Oppo untuk pasar Amerika Serikat. Dan kini mengulang kesuksesannya dengan menghadirkan Vivo X1 sebagai smartphone tertipis di dunia.

Dari segi harga dan spesifikasi Oppo Finder maupun Vivo X1 tidaklah jauh berbeda. Kekurangan Oppo Finder hanyalah tebalnya yang 6,65 mm dan absennya 3,5 mm jack, sementara Vivo X1 lebih tipis 0,1mm dan memiliki 3,5 mm jack audio.

Nampaknya Vivo X1 ini adalah suksesor perdana bagi BBK, buktinya pasca lahirnya smartphone tertipis ini, barulah brand BBK tersohor di seluruh situs dan blog IT. Pun BBK juga bersiap-siap untuk menghadirkan suksesor keduanya dengan memunculkan teaser untuk perangkat berikutnya yang bezel-free design, memiliki kamera 13MP, tampilan 1080p dan baterai yang tahan lama.


Vivo X1 sendiri mempunyai 1 GB RAM, dan berotakkan prosesor MediaTek MT6577T, 1,2 GHz dual-core Cortex A9, jenis yang sama dengan Samsung Galaxy Note II Dual SIM; GT-N7102. Bedanya Samsung GT-N7102 memiliki quad-core 1,6 GHz. Untuk kapasitas penyimpanan, Vivo X1 hanya mengandalkan memori internal 16 GB, tanpa slot memori eksternal. Namun pengguna bisa memanfaatkan cloud storage 15 GB dari Baidu.

Vivo X1 mempunyai layar 4,7 inchi qHD dengan 540x960 pixel dan kamera primer 8 MP dengan kemampuan autofocus di bagian belakang. Kamera tersebut dapat digunakan untuk merekam video dengan format 3GP. Juga bisa untuk memotret dalam berbagai mode; mulai dari yang biasa, foto kontinyu (continuous shot) sebagaimana HDR, sunset hingga mode panorama.

Sedangkan kamera sekunder 1,3 MP yang bisa digunakan untuk video call sekualitas 720p terletak di bagian depan. Tidak ketinggalan WCDMA 2100 3G dihadirkan ke dalam perangkat paling tipis ini.

Meskipun baterai tidak bisa dilepas, namun mengingat baterai bertenaga 2.000 mAh yang disematkan ke dalam smartphone 6,55 mm, tentu sepantasnya tidak menjadi masalah.

Sayangnya smartphone super tipis ini masih menggunakan OS Android 4.1 Jelly Bean, padahal sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean telah disematkan ke dalam Asus Nexus 7 32 GB Seluler, LG Nexus 4 dan Samsung Nexus 10.

Di Cina, Vivo X1 dijual dengan harga ¥2,498 atau setara dengan US$ 401. Kalau dirupiahkan berarti kurang lebih Rp 3.850.000. Tapi tentu saja kalau smartphone ini masuk ke Indonesia harganya lebih mahal dari itu.

Spesifikasi Singkat BBX Vivo X1

  • Prosesor: MediaTek MT6577T, 1,2 GHz dual-core Cortex A9
  • Memori: 1GB RAM, 16GB ROM
  • Memori Eksternal: Tidak Ada
  • Kamera Primer: 8 MP, Autofocus
  • Kamera Sekunder: 1,3 MP, Bisa video call 3G
  • Sistem Operasi: Android 4.1 Jelly Bean
  • Baterai: 2000mAh, Tidak bisa dilepas
  • Tampilan: 4.7 inchi capacitive multi-touch IPS screen
  • Ukuran: 136,3x68,3x6,55 mm
  • Jaringan: 3G: WCDMA; 2G: GPRS, EDGE
  • Fitur: Gravity sensor, proximity sensor, photosensitive sensors, electronic compass, three-axis gyroscope, FM radio

No comments:

Post a Comment